Home Kaki Langit Perayu Kata (Gendo)

Perayu Kata (Gendo)

Print PDF
Jenaka yang bermain disudut matamu, cukup memberiku kekuatan untuk bertahan melalui hari ini. Kerlingan nakal musim menjatuhkan waktu dihadapku. Membuat sore menjadi tawanan dari manis rayuan tak dikenal. Baiklah kutemani menunggu perguliran senja yang belum sempat kita miliki bersama. Dan hentakan langkahku sedikit terhenti atas wacana hitam putih.

Aku terinspirasi untuk mengkolaborasikan suasana setiap wacana dengan sejumlah bingkai lapuk yang tersusun rapuh pada selipan langit.

Tetap saja menjadi perayu kata. Pekerjaan semu. Panjangkah orasi yang terbiasa lahir dari pemikiran cemerlang, warisan darah ibu yang telah mendampingi Tuhan sekian hari.

Setidaknya wacana itu dapat sedikit menghiburku meski kata mementahkan rayuan untuk bermain dihamparan air laut. Kita bisa saja mendaulat sore sebagai saksi. Lagipula flamboyant telah menawarkan diri. Namun kata tak cukup bersedia untuk menjadi dewasa bersama perayu kata. Tentunya ia akan menemukan serpihan hati yang akan melengkapi tuturnya, untuk jadi sebuah tulisan yang bermakna.
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

Member

Connect

Twitter

Latest Comments