Home Kaki Langit Cerita Lama (Bali Post, 6 Januari 2002)

Cerita Lama (Bali Post, 6 Januari 2002)

Print PDF
Telingaku sayup mendengar lagu yang biasa kau nyanyikan bersama iringan gitar. Tak akan pernah kudengar lagi lagu itu. Dalam sendiri kutapaki jalan hijau itu. Mengapa pucuk rumput yang menanyakan kawan sepermainan semasa kanak.

Lembar pengaduan yang lampau kian usang, terlena pada dawai yang terpetik oleh jemari waktu. Usanglah sudah kini. Hanya menjadi sepotong cerita lama. Terkubur bersama kayu kering, lebur dalam api unggun.

Puisi tanpa kata yang selalu aku dengar, terlontar begitu saja dari matamu, yang sarat dan bermuatan musim dingin berkepanjangan. Adakah musim di matamu berubah ? Kuharap hujan di kotamu menumbuhkan kembang. Dan jika pulang nanti bawalah seikat mawar dari kota kembangmu.
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

Member

Connect

Twitter

Latest Comments